HMB Meditama SK Kemenag NOMOR 147 TAHUN 2017

Mengenal Para Imam Masjidil Haram ( Bagian 3)

SHEIKH BANDER BALEELAH

Sahabat HMB yang merindukan Masjidil Haram, setelah dua imam sebelumnya, kita sekarang akan berkenalan dengan Imam Masjidil Haram berikutnya yaitu Sheikh Bander Baleelah. Yuk dibaca autobiografi singkat beliau seraya berdoa agar anak keturunan kita dapat menjadi seorang hafidz seperti dirinya. Aamiiin.

Bandar bin Abdul Aziz Baleelah (bahasa Arab: بندر عبد العزيز بليله‎) (lahir di Mekkah, 1395 H.) adalah Imam Masjidil Haram dan Assistant Professor di Universitas Taif. Ia menyelesaikan pendidikan dasar, menengah dan tinggi di Arab Saudi.

Ulama ini memperoleh gelar Master di 1422 AH di Fiqh dari College of Studi Islam Syariah dan dari Umm al-Qura University. Tepatnya sebagai Sarjana Syari’ah Islam, Fakultas Syari’ah dan Studi Islam Universitas Umm Al-Qura, Mekkah. Dilanjutkan Magister Fikih, Fakultas Syari’ah dan Studi Islam Universitas Umm Al-Qura, Mekkah tahun 1422 H.

Kemudian hafidz ini meraih gelar doktor dalam Fiqh dari Fakultas Syariah pada tahun 1429 AH dari Universitas Islam Madinah.

Setelah itu bekerja sebagai guru fiqh di Institut Haram al-Sharif bagian yang lebih tinggi (Fiqh di Ma’had Haram Makki), dan lantas sampai saat ini menjadi asisten profesor di University of Taif.

Pernah menjabat sebagai Imam dan khatib Masjid Ameera Nouf di distrik Aziziyah di Makkah, dan setelah itu di Masjid Bin Baz. Selain itu Imam Masjid Syaikh Muhammad bin Abdullah as-Sabil, Imam Masjid Raja Abdul Aziz, Imam Masjid al-Minsyawi, Imam dan Khatib Masjid Jami Putri Nawwaf, Distrik Aziziyah, Mekkah.

Bandar Balilah
Sheikh Bandar Baleelah

Sampai akhirnya pertama kali diminta sebagai Imam dari Masjid al Haram pada Minggu, 12 Ramadhan 1434 H., sebelum akhirnya diangkat sebagai Imam permanen Masjid al Haram pada hari Rabu, 4 Dzulhijjah 1434 H.
Sheikh Bander Baleelah pertama kali mengimami shalat di Masjid al Haram pada Kamis, 5 Dzulhijjah 1434 H., pada waktu Maghrib.

Dengan demikian, jumlah imam masjidil Haram adalah sepuluh orang. Masing-masing imam memiliki imam cadangan yang siap mengganti saat imam tersebut berhalangan hadir.
Masing-masing Imam di Masjidil Haram mendapatkan santunan bulanan sekitar 10 ribu riyal, dan ini bukanlah termasuk gaji pokok, namun ini hanyalah gaji tambahan, karena masing-masing imam memiliki pekerjaan tetap di berbagai Universitas dengan gaji yang lebih besar dari gaji sebagai Imam.

abdul aziz balilah
Shiekh Abdul Aziz bin Bandar Baleelah saat berkunjung ke Indonesia

Salah seorang anak beliau juga merupakan hafidz dan imam yaitu Sheikh Abdul Aziz bin Bandar Baleelah yang pernah mengunjungi banyak masjid di Indonesia pada Ramadhan 2017 lalu.

Inilah sekelumit biografi singkat tentang ulama yang mencurahkan jiwa dan kesungguhan mereka demi melayani agama ini. Mudah-mudahan ALLA SWT membalas mereka dengan sebaik-baik balasan, dan mudah-mudahan ALLAH SWT menjadikan kita dan mereka termasuk orang-orang yang beruntung dengan keridhaan-Nya. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Follow by Email
Open chat
1
Klik gambar untuk chat dengan admin kami
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Ada yang bisa kami bantu?