HMB Meditama SK Kemenag NOMOR 147 TAHUN 2017

Mengenal Para Imam Masjidil Haram ( Bagian 5)

SHEIKH KHALID AL GHAMDI

Sahabat HMB yang baik, mari kita lanjutkan mengenal para imam Masjidil Haram. kali ini kita akan mengulas sedikit mengenai Sheikh Khalid Al Ghamdi.

Syeikh Khalid Bin Ali Bin Abdan Al Ablaj Al Ghamdi lahir di kota suci Mekkah, milik suku besar Bani Hashim dari Quraish dan Al Hassan Bin Al Khalifa Ali Bin Abi Taleb. Dia telah menghapal dan menguasai Al-Quran sejak usia 16 tahun, di bawah pengawasan seorang Sheikh asal Pakistan.

Khalid Al Ghamdi memegang gelar Master dalam Pelafalan dan Tafsir Al-Quran lalu mendaftarkan diri ke Universitas Umm Al Qura, dalam disiplin ilmu Da’wah dan Ussul al-Deen dimana ia mengumpulkan wawasan yang bermanfaat dan pedoman yang kuat di bawah motivasi yang luar biasa dari Sheikh Muhammad Saleh Al Habib, Sheikh Muhammad Al-Mukhtar Al Shanqiti, dan Sheikh Muhammad Al Khader Al Naji. Di sinilah Sheikh Khalid memperoleh gelar Ph.D. juga.

Dia telah menjadi bagian integral dan tak terhindarkan dari organisasi Al-Quran Suci Arab Saudi, dan Komite Penasihat di Kementerian Urusan Islam, Mekkah.

Karier profesionalnya sebagai seorang imam dimulai di Masjid Sheikha Bint Abdul Rahman Al Saud dan masjid Al Khayf In Mina, kemudian pada tahun 2004 dia ditunjuk untuk menjadi salah seorang di tim koreksi selama Ramadhan di Masjid Al Haram, dan merangkap sebagai wakil Imam jika salah seorang Imam tidak bisa hadir di Masjidil Haram tepat waktu.

Akhirnya ia diangkat sebagai Imam Tetap di tahun 2008 ketika ia memimpin Shalat Dzuhur, dan selama Shalat Isya ketika suaranya baru saja mulai membaca Surah Al Fatihah di Masjidil Haram, ia menangis deras.

Akhirnya dengan terkenal sebagai seorang imam di Masjid Al Haram atas permintaan almarhum Raja Abdullah Bin Abdulaziz Al Saud . Dia melanjutkan janjinya kepada sang raja hingga hari ini dan seringkali berpasangan dengan Sheikh Bandar Baleela dan Sheikh Yasser Al Dossary di tahun-tahun berikutnya.

Sheikh Khalid Al Ghamdi diangkat sebagai Khateeb dari Masjidil Haram setelah keputusan kerajaan dikeluarkan oleh Penjaga Dua Masjid Suci. Sheikh Khalid menyampaikan Khutbah pertamanya di Masjid Al Haram pada 4 September 2015.

Saat shalat Jumat itu, dia memberikan pidato yang berkonsentrasi pada putri bungsu Nabi Muhammad SAW, Fatimah.

Anak menemani Rasulullah SAW sejak usia dini dan tidak pernah meninggalkan sisinya, juga menyaksikan peristiwa-peristiwa besar dalam hidupnya.

Dia mengatakan, “Adalah tugas kita untuk mengenal wanita yang diberkati ini dan menjadikannya sebagai teladan bagi anak-anak perempuan kita.”

Sheikh Khalid Al Ghamdi
Sheikh Khalid Al Ghamdi

Dia diskors sebagai Imam pada awal September 2018 karena alasan yang tidak diketahui. 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Follow by Email
Open chat
1
Klik gambar untuk chat dengan admin kami
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Ada yang bisa kami bantu?